Sejarah berdirinya GPdI Jemaat Ujung Menteng dimulai pada tahun 1977. Hingga tahun 2025 melalui banyak proses dan pertolongan Tuhan.
Tahun 1977
Perintisan jemaat dimulai dari 2 keluarga yaitu keluarga Bp Suripto dan keluarga Bp Philipus mengadakan persekutuan bersama.
Tahun 1978
Setelah beberapa keluarga lainnya ikut bergabung dalam persekutuan doa, maka dimulailah ibadah anak dan setelah beberapa bulan kemudian dimulailah ibadah untuk dewasa yang diadakan pada hari Selasa dan dilayani oleh alm. bapak dan ibu Paulus Pontoh.
Tahun 1978
Setelah beberapa keluarga lainnya ikut bergabung dalam persekutuan doa, maka dimulailah ibadah anak dan setelah beberapa bulan kemudian dimulailah ibadah untuk dewasa yang diadakan pada hari Selasa dan dilayani oleh alm. bapak dan ibu Paulus Pontoh.
Tahun 1980
Ibadah hari Selasa dipindah menjadi hari Minggu dan menumpang di rumah bp Senan Phlipus.
Tahun 1987
Oleh karena kondisi kesehatan Alm. bp Paulus Pontoh yang semakin menurun, maka pelayanan penggembalaan didampingi oleh bp Theo R. Barahama.
Tahun 1988
Oleh anugrah Tuhan, jemaat GPdI Ujung Menteng dapat membeli sebuah rumah (milik kel Hendrik) dan sesudah direnovasi digunakan untuk tempat ibadah raya.
Tahun 1990
Bp Pdt Paulus Pontoh dipanggil pulang ke rumah Bapa. Penggembalaan sepenuhnya dipimpin oleh Bp Theo R. Barahama yang dilantik oleh Majelis Daerah pada 18 Maret 1990.
Tahun 1996
Sebagai pemimpin jemaat mengalami terobosan dalam pengenalan akan Hati Bapa dan itulah awal dari suatu pelayanan yang berorientasi pada visi.
Tahun 1997
Gereja yang selama ini memakai pola tradisi (mis: ada kebaktian tengah minggu, dsb) secara perlahan berubah ke pola gereja sel. Sejak saat itu jumlah jemaat semakin bertambah juga bertumbuh secara kerohanian.
Tahun 1998
Bersama dengan 6 gereja lokal lain yakni GPdI jemaat Cibening, GPdI jemaat Jatibening, GPdI jemaat Cempaka Mas, GPdI jemaat Kran, GSJA jemaat Bandengan Selatan, dan GBdI jemaat Majapahit. Pemimpin jemaat di mentor oleh Bp. Samiton Pangelah
Dari sinilah dasar dan kerinduan untuk menjadi berkat bagi Tubuh Kristus makin bertumbuh. Melalui Seminar Penuai pemimpin 6 gereja lokal ini menjadi berkat bagi banyak pemimpin gereja lainnya.
Tahun 2000
Tuhan membuka jalan bagi visi untuk melayani anak melalui jalur pendidikan formal. Pada tahun ini dibukalah Taman Kanak-kanak Kristen Cahaya Bangsa. Sekolah ini fokus kepada pembinaan.
Karakter dan berupaya menolong mereka yang secara ekonomi tidak mampu.
Tahun 2001
SD Kristen Cahaya Bangsa di buka.
Tahun 2003
Setelah pelayanan anak melalui jalur pendidikan formal terlaksana dengan baik dan menjadi berkat, ada kerinduan lebih lagi untuk dapat menolong anak-anak dalam berbagai aspek. Kemudian Tuhan mempertemukan dengan Yayasan Compasion Indonesia untuk dapat bekerja sama. Dari situ lahirlah pelayanan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Anak Bangsa. Melalui pelayanan ini keluarga yang kurang mampu secara ekonomi bisa mendapat pertolongan.
Bp Theo dilantik menjadi pelaksana penggembalaan di GPdI Ps Rebo Jakarta Timur. Ini merupakan jawaban doa dari jemaat agar bisa mementor paling sedikit 2 gereja lain. 1 GPdI dan 1 non GPdI. Paradigma jemaat berubah, karena pemimpin mereka harus berbagi waktu dengan jemaat lain.
Tahun 2008
Tuhan terus memperluas dan menambah kapasitas jemaat untuk menanggung beban membina jiwa-jiwa dengan dimulainya SMP Kristen Cahaya Bangsa. Satu tahun sebelumnya terlibat dalam gerakan “Seribu untuk 1 Milyar” yaitu gerakan untuk mengumpulkan dana pembangunan gedung sekolah untuk anak-anak SMP K Cahaya Bangsa.
Tahun 2012
Bekerja sama dengan GBI Tuapeijat merintis Sekolah Dasar Kristen Cahaya Bangsa di Tuapeijat (ibu kota kabupaten Mentawai).
Tahun 2014
Cahaya Bangsa School of Music dibuka. Sekolah yang berfokus pada minat dan bakat siswa dalam mengembangka keahlian bermusik.
Tahun 2022
Cahaya Bangsa School of Multimedia dibuka. Menambah jurusan baru yaitu Multimedia, untuk mempelajari semua ha-hal yang berkaitan dengan komputer, desain, website dan lain-lain.
30 Tahun pelayan gereja GPdI Ujung Menteng, semua atas kasih karunia dan penyertaan Tuhan Yesus Kristus.
Efesus 2:15